JAKARTA, Shecare.id – Memasuki musim penghujan, risiko terkena penyakit tertentu cenderung meningkat akibat perubahan suhu, kelembapan, dan peningkatan potensi penularan berbagai infeksi. Persiapan yang matang dalam menyediakan beberapa jenis obat bisa membantu agar tetap sehat dan siap menghadapi segala kemungkinan penyakit yang dapat timbul.
Selama musim hujan, tubuh sering kali mengalami perubahan akibat suhu yang lebih dingin dan meningkatnya risiko infeksi. Dengan memiliki persediaan obat-obatan dasar ini di rumah, itu dapat dengan cepat merespons gejala penyakit yang timbul.
Persiapan ini tidak hanya membantu mencegah penyakit menjadi lebih parah tetapi juga menjaga kesehatan keluarga secara keseluruhan.
Head of Pharmacy Practice Regulatory & partnership Apotek Wellings Tri Ayu Apriyani, menanggapi fenomena tersebut. Menurutnya, memasuki musim hujan, berbagai penyakit seperti flu, diare, dan infeksi saluran pernapasan lebih mudah menyerang, karena perubahan suhu dan kelembapan yang tinggi.
“Sebaiknya setiap keluarga memiliki persediaan obat-obatan dasar di rumah, seperti obat penurun demam, antihistamin untuk alergi, obat pereda batuk, dan anti diare,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (23/11/2024).
Dengan langkah pencegahan ini, kata Tri Ayu, dapat merespons gejala lebih cepat dan mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius. Selain itu, pastikan untuk menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan sehat, cukup istirahat, dan rutin mencuci tangan agar kesehatan keluarga tetap terjaga selama musim hujan.
Berikut adalah rekomendasi jenis obat yang sebaiknya disiapkan di rumah selama memasuki musim hujan.
Daftar Obat-obatan Dasar yang Disarankan Ada di Rumah saat Musim Hujan
1. Obat Penurun Demam dan Pereda Nyeri
Demam adalah gejala umum dari berbagai penyakit yang sering muncul saat musim hujan, seperti flu dan infeksi bakteri. Obat penurun demam atau antipiretik, seperti obat yang mengandung paracetamol, dapat membantu menurunkan suhu tubuh dan meredakan rasa sakit. Obat ini penting untuk mengurangi ketidaknyamanan dan menjaga suhu tubuh tetap stabil.
2. Obat Anti-Inflamasi dan Pereda Sakit Tenggorokan
Penyakit pernapasan, seperti batuk dan radang tenggorokan, juga sering muncul selama musim hujan. Anti-inflamasi ringan seperti ibuprofen bisa membantu meredakan gejala nyeri tenggorokan dan demam ringan.
Pastikan Anda memiliki tablet hisap atau obat pereda sakit tenggorokan lainnya yang dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri tenggorokan.
3. Obat Anti-Diare
Perubahan cuaca juga bisa menyebabkan ketidakseimbangan sistem pencernaan, terutama akibat konsumsi makanan yang terkontaminasi. Penyakit diare dapat menjadi masalah serius jika tidak ditangani.
Menyimpan obat anti-diare di rumah, seperti obat yang mengandung loperamide, attapulgite, zinc akan sangat membantu dalam menanggulangi gejala diare ringan hingga sedang dan mencegah dehidrasi.
4. Obat Antihistamin
Alergi cenderung lebih sering kambuh saat musim hujan karena meningkatnya kelembaban, suhu, dan paparan alergen seperti jamur. Obat antihistamin membantu meredakan gejala alergi seperti hidung tersumbat, bersin, atau mata berair.
Jenis obat ini berguna untuk mengurangi reaksi alergi yang bisa mengganggu aktivitas. Dokter biasanya meresepkan obat untuk digunakan, seperti obat yang mengandung antihistamin, misalnya desloratadine, diphenhydramine, dan cetirizine.
5. Salep atau Krim Anti-Gatal dan Anti-Jamur
Infeksi kulit, seperti jamur atau gatal akibat gigitan serangga, sering terjadi selama musim hujan. Dengan banyaknya genangan air, nyamuk lebih banyak berkembang biak dan berpotensi menimbulkan masalah kulit.
Menyimpan salep atau krim anti-jamur dan anti-gatal dapat membantu menangani gatal-gatal dan infeksi ringan di kulit.
6. Obat Flu dan Dekongestan
Gejala flu seperti pilek, hidung tersumbat, dan bersin-bersin umum terjadi di musim hujan. Memiliki obat flu dan dekongestan dapat membantu meredakan gejala flu yang mengganggu. Obat ini juga berguna untuk menjaga pernapasan tetap lancar dan membantu Anda tidur lebih nyaman.
Menjadi catatan, obat jenis ini harus menggunakan resep dokter seperti obat yang mengandung pseudoephedrine.
7. Obat atau Cairan Elektrolit
Diare atau muntah yang disebabkan oleh infeksi saluran cerna bisa menyebabkan dehidrasi. Cairan elektrolit seperti oralit berguna untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang dan mencegah dehidrasi.
Tubuh dengan mudah menyerap cairan ini, menjadikannya sangat penting, terutama bagi anak-anak atau orang dewasa yang kehilangan banyak cairan.
8. Obat Antimalaria atau Pencegah Demam Berdarah
Di beberapa daerah yang rentan terhadap penyakit tropis, seperti malaria dan demam berdarah, persiapan obat atau suplemen pencegahan bisa menjadi pilihan yang bijak. Meski lebih baik didiskusikan dengan tenaga medis, persiapan ini berguna untuk menekan risiko infeksi di daerah endemis.
Pentingnya Obat-obatan Dasar Ada di Rumah
Andy Handoko, Head of Business Unit Wellings, menekankan pentingnya mempersiapkan obat-obatan dasar untuk keluarga di rumah, terutama saat memasuki musim penghujan.
“Kami melihat kebutuhan obat dasar dalam rumah menjadi penting, mengingat pergantian musim yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Dengan mengusung konsep ‘neighborhood pharmacy’ yang berada di area pemukiman penduduk, Apotek Wellings berkomitmen memudahkan akses kebutuhan produk kesehatan untuk keluarga,” kata Andy.
“Demi memudahkan para pelanggan, Apotek Wellings juga menyediakan jasa konsultasi dan pembelian secara online melalui Official Whatsapp Center untuk mempercepat proses pelayanan,” ungkapnya.