JAKARTA, Shecare.id – WhatsApp, salah satu aplikasi pesan instan terbesar di dunia, kini menghadirkan inovasi terbaru melalui penerapan kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh Meta. Meta AI ini dirancang untuk memperbaiki berbagai fitur dan meningkatkan kenyamanan serta efisiensi pengguna dalam berkomunikasi.
Dalam upayanya untuk terus berinovasi, Meta telah memperkenalkan serangkaian fitur berbasis AI di WhatsApp yang bertujuan untuk membuat pengalaman chatting semakin cepat, lebih cerdas, dan lebih personal. Salah satu fitur utama yang diperkenalkan adalah smart reply, yang memungkinkan pengguna untuk memberikan respons cepat yang lebih relevan berdasarkan konteks percakapan.

Melalui teknologi natural language processing (NLP), AI di WhatsApp kini dapat memahami konteks percakapan dengan lebih baik. Ini memungkinkan aplikasi untuk memberikan saran jawaban yang lebih akurat, yang dapat mempersingkat waktu bagi pengguna untuk merespons pesan. Fitur ini sangat berguna dalam percakapan yang melibatkan banyak pesan dalam waktu singkat, seperti di grup keluarga atau kantor.
Baca Juga: Toyota Luncurkan Mobil Listrik Terbaru, BZ3X : Dengan Harga Yang Kompetitif
Meta Luncurkan Voice-To-Text
Selain itu, Meta juga meluncurkan voice-to-text yang semakin canggih, yang memungkinkan pengguna untuk mengubah pesan suara menjadi teks dengan lebih tepat. Teknologi ini sangat membantu bagi pengguna yang tidak dapat mendengarkan pesan suara, tetapi tetap ingin memahami isi percakapan tanpa harus membuka audio.
AI juga semakin pintar dalam mengenali aksen dan intonasi yang berbeda, menjadikannya lebih akurat dalam mentranskripsikan pesan suara.
Meta AI bisa memahami berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Selain pengolahan teks, pengguna juga bisa meminta Meta AI untuk membuat gambar berdasar perintah. Meta AI di WhatsApp hadir dalam format akun chatbot yang bisa diajak chatting. Dan salah satu fitur menarik lainnya adalah spam detection yang semakin efektif berkat AI.
WhatsApp kini dapat mengenali pola pesan spam dan menghapusnya secara otomatis atau memberi peringatan kepada pengguna, sehingga meningkatkan kenyamanan dalam berkomunikasi tanpa gangguan.
Baca Juga: 8 Aksesoris MacBook Yang Kalian Wajib Miliki
Meta Meningkatkan Privasi
Meta juga memperkenalkan fitur berbasis AI untuk meningkatkan privasi dan keamanan penggunanya. Dengan menggunakan teknologi AI-powered encryption, WhatsApp dapat lebih cepat mendeteksi potensi ancaman dan memastikan komunikasi antar pengguna tetap aman tanpa mengorbankan kenyamanan.
Dalam konferensi pers yang digelar pada pekan lalu, Will Cathcart, Kepala WhatsApp, mengungkapkan bahwa pengembangan AI di WhatsApp bertujuan untuk memberi pengalaman yang lebih intuitif dan efisien.
“Kami ingin WhatsApp menjadi platform yang semakin cerdas, di mana pengguna tidak hanya mendapatkan pengalaman berbicara lebih mudah, tetapi juga lebih aman dan cepat,” ujarnya.
Meskipun banyak kemajuan yang telah dicapai, Meta memastikan bahwa teknologi AI di WhatsApp tetap mengutamakan privasi dan transparansi. Semua fitur AI ini dirancang untuk mempermudah komunikasi tanpa mengorbankan kepercayaan pengguna terhadap keamanan data mereka.
Dengan penerapan AI yang semakin canggih di WhatsApp, Meta berharap dapat terus mendominasi pasar aplikasi pesan instan sekaligus meningkatkan pengalaman penggunanya di seluruh dunia.